Listen

Description

Sarjana vs Umat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam

Sulit ga sih buat masuk kuliah, buat bisa dapetin gelar sarjana?

Harus tes dulu, harus berjuang dulu, harus bayar-bayar dulu. Pas udah di terima, kita harus banyak belajar, harus selesaikan tugas-tugas, trus lanjut skripsi

Beberapa tahun harus dilalui. Perjuangan untuk hidup merantau juga harus dinikmati. Semuanya dilakukan untuk gelar "Sarjana"

Kita lupa, bahwa gelar yang kita tuju adalah gelar dunia. Karena gelar yang mulia bagi seorang mukmin adalah menjadi Ummat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam

Gimana ngga mulia? Rasulullah adalah orang yang paling dekat dengan Allah, manusia yang agung

Bahkan, ummat terdahulu merasa iri, para nabi pun iri, hanya untuk gelar sebagai ummat beliau

Kita yang sekarang mengaku sebagai ummat beliau, apakah benar?

Apakah kita sudah mengetahui sejarah beliau? Mengikuti sunnah beliau? Mengikuti perintah beliau? Ikut andil memperjuangkan apa yang beliau perjuangankan?

Atau jangan-jangan kata cinta kita ini ternyata hanya sekedar ucapan?

Apakah ini pantas disebut sebagai ummat beliau?

Padahal beliau lah yang kita inginkan syafaatnya, beliau lah yang memikirkan kita ketika di menjelang tutupnya usia

Tak ingin kah kita melihat senyum indah beliau di akhirat nanti? Mendapatkan pengakuan sebagai ummat beliau, dan bisa berada dekat dengan beliau di Padang Mahsyar nanti?

Mari kita bermuhasabah diri, kita ukur cinta kita kepada Rasulullah tercinta ini. Jangan sampai kita menyesali diri, memikirkan gelar duniawi yang tidak dibawa mati justru menyengsarakan diri

Jangan sampai, kita bertemu Rasul dan Rasul tidak mengenali kita. Kita ketemu Rasul dan Rasul memalingkan wajahNya. Sedih bukan :((

Sekali lagi tanya pada diri sendiri!!! Masih pantaskah diri ini mendapat gelar Umat Rasulullah shallallahu 'alaihi wassallam ? Jika kita masih belum mengenal dan mengikuti perintah beliau?

#dakwahislamid #dakwahmuslimahid #dakwahislamsmg