Season 12, Episode 1.
Ngaji Filsafat - Dr. Fahruddin Faiz
Istilah “Ngaji Filsafat” bermula dari selentingan sesukanya. Tidak lebih. Bila dicari-cari alasan antropologisnya, kira-kira istilah “Ngaji Filsafat” hanya diasaskan pada kebiasaan masyarakat Jawa dalam memakai istilah “Ngaji”. Lagipula, bila dipakai istilah “Kuliah Filsafat” kesannya malah semakin memperberat beban.
Namun rupanya Fahruddin Faiz sebagai pengasuh, punya alasan hermeneutis di balik maksud dari pemilihan kata “Ngaji”, yang diambil dari kata dasar “Aji”. “Aji” artinya ‘(ke)mulia(an)’. “Ngaji” berarti ‘upaya untuk menjadi mulia’ atau ‘mencari kemuliaan’. Dalam bahasa Islam, “Aji” sepadan dengan kata ‘karamah’. Jadi, menurut Kiai Faiz, “Ngaji Filsafat” berarti ‘upaya mencari kemuliaan dan menjadi mulia dengan filsafat’.