Season 14, Episode 1.
Ngaji Filsafat - Dr. Fahruddin Faiz
Apa itu POST-TRUTH?
Apa yang diulang-ulang dalam kebohongan membuat orang menjadi percaya. Bohong yang dilakukan berulang-ulang bisa jadi akan dipercayai dan dianggap sebagai kebenaran. Dalam kebohongan, fakta menjadi dinomorduakan karena yang penting adalah omongan sudah diceritakan. Dramatisasi pesan lebih penting daripada pesan itu sendiri atau medium is the message.
Mengapa kebohongan memikat? Karena pembohong, menurut Arent, berbicara/menalar dengan mengikuti logika dan harapan yang dibohongi (1979). Tesis Arent ini mirip logika hoaks yang mau memuaskan keyakinan audiensnya. Hoaks adalah anak kandung era post-truth.