Mengerjakan kebaikan akan berefek baik kepada diri pelakunya sendiri. Sebelum efek kebaikan di akhirat berupa pahala, di dunia orang-orang baik akan mendapatkan kebahagiaan tersendiri dalam hatinya, juga respek dari manusia lain.
Namun apabila dia mulai mengungkit-ungkit jasa dan kebaikan dirinya, apalagi sampai menagih pamrih dan imbalan, kebahagiaan dan respek itu akan memudar bahkan hilang sama sekali, begitu pula aspek pahalanya.
Mestilah kita belajar dari Allah Ta'ala, Tuhan yang Maha Baik dan Maha Berjasa pada tiap makhluk-Nya, namun begitu lembutnya memperlakukan insan dengan penghormatan dan kesantunan.