Slogan "habis gelap terbitlah terang" dari buku yang diterbitkan R. A. Kartini pada waktu itu rasanya cukup relevan dengan situasi pandemi saat ini. Kit tahu bahwa masih banyak orang-orang yang melihat kegelapan dunia. Marilah, lewat momen Hari Kartini ini, kita belajar menjadi Kartini-Kartini Kristus yang membawa orang-orang, bukan hanya perempuan-perempuan, untuk melihat terang yang sesunghuhnya. Bahwa selalu ada harapan di dalam Kristus, setelah gelap ini berlalu. Khususnya gelap dosa.