Polri membongkar sindikat e-tilang palsu bermodus SMS blast yang dikendalikan WN China. Pelaku memanfaatkan SIM box dan ratusan kartu SIM ber-NIK WNI untuk menyebar pesan phishing. Polisi kini memburu pengendali utama di luar negeri. Analisis bersama Alfons Tanujaya, Pakar Keamanan Siber dari Vaksincom