Listen

Description

Ialah hulu dan muara dari segala kasih. Entah apa kata yang pantas untuk mewakilinya, yang pasti ia tak akan terganti. Ibunda yang pertama jatuh cinta, pada makhluk mungil nan tumbuh di rahimnya. Ibunda yang tiada putus pengorbanannya. Ia yang rela menukar harapannya demi harapan kita, mengganti lafal doanya dengan nama kita. Ibunda ialah ia nan tiap hari menua. Putih rambutnya, keriput kulitnya. Tapi, kasihnya kian tulus seiring doa-doanya nan tiada pupus. Terima kasih duhai, Ibunda.