Listen

Description

KEPENTINGAN DIRI atau ALLAH?   

TUJUAN: MENUJU KE IMAN MURNI: “IMAN YESUS.”   

  UTAMAKAN KEPENTINGAN ALLAH DARI PADA KEPENTINGAN DIRI!   Apakah Yakub bersalah dalam memilih Rachel? Tentu tidak! Namun “Salah karena tidak mencintai Lea”!  Sebagai orang tebusan-Nya, yang menjadi milik Tuhan (Ro.14:7-8), kita dilarang memandang rupa manusia, bila ingin hidup bagi kepentingan Allah! 

   Membutuhkan “Iman Yesus” untuk hal ini!   

 • Akibat buruk yang panjang dari Mementingkan diri! Hanya dapat diatasi dengan Pertobatan!  Akibat buruk dari sikap Yakub, yang mementingkan dirinya (tidak mencintai Lea) & tidak mengedepankan kepentingan Allah (memperbanyak orang pilihan),   maka timbul persaingan tidak sehat Lea & Rachel. Roh egoisme bukan hanya mempengaruhi isterinya, Lea x Rachel, namun juga berlanjut ke anak-anak Yakub. Ke-10 anaknya benci kepada Yusuf!  Bersyukur, mata rantai “Persaingan tidak sehat” ini akhirnya dapat dipatahkan tatkala ada Pertobatan demi pertobatan dalam diri Yakub melalui masalah-masalah yang dialami olehnya.  Kesimpulan: Iman Yakub adalah Iman yang ditambah dengan Kebajikan! Mutu kebajikannya ditunjukkan dengan sifat pendukung ini:  

1.  Rajin Bekerja kepada mertuanya. 

2. Jujur – Tulus terhadap milik mertuanya.  

3. Setia dengan hak mertuanya.