Rasa cemas pada kadar tertentu membuat kita waspada, berperilaku antisipatif. Namun, rasa cemas berlebih kerap membawa kita pada imajinasi berlebih pula pada hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi. Melalui kisah Abram, kita akan belajar untuk bisa menempatkan rasa cemas dan imajinasi yang sewajarnya, tidak mengabaikannya, tetapi juga tidak melebihkannya.