Dua orang mahasiswa hendak bertemu dosen pembimbing untuk skripsinya. Mahasiswa pertama berkata dalam hatinya, "Mati saya, saya dapat dosen pembimbing yang sulit!" Sementara mahasiswa kedua dengan dosen pembimbing yang sama berkata dalam hatinya, "Terimakasih Tuhan, saya dapat dosen pembimbing yang disiplin sehingga saya akan bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan skripsi saya dengan baik."
Keduanya menghadapi dosen yang sama, tapi dengan sudut pandang berbeda. Dalam hal hidup beriman, dua orang melihat satu masalah yang sama bisa melihatnya dari dua sudut pandang berbeda. Sudut pandang yang dipilih sangat menentukan apa yang kita rasakan dan bagaimana kita menjalani hidup kita.