“People come and go, but life is simply about seeing who cares enough to stay.” Translate Script:
Rumah, rumahku tersayang, setidaknya begitulah cara ku melihat mu. Kamu memberi ku kehangatan, layaknya rajutan tangan sweater wol yang lembut. Kamu memberikan ku alasan untuk selalu bergantung padamu. Seperti segelas bir dingin dan jeans denim yang belum terjahit.
Tapi ternyata aku salah,
Tidak ada satupun manusia yang ditakdirkan untuk menjadi “rumah” untuk satu sama lain, karena sama seperti segalanya, algoritma pun tetap sama, orang lahir, orang mati, kita tertawa dan kita menangis,
Kita bukan milik siapa-siapa
dan begitu pula mereka, kita adalah “kamar hotel” dan begitu pula mereka, kita seharusnya tidak bergantung pada seseorang, kita seharusnya tidak memiliki alasan untuk mencintai seseorang. Sama seperti “kamar hotel”, kamu hanyalah salah satu bagian dari perjalanan ku.
Hargai setiap moment, jadilah kekasih yang penuh gairah dan penuh perhatian, lakukanlah selagi bisa, lakukanlah selagi masih ada.
Sebelum kamu “keluar” dan pindah ke ”tempat” selanjutnya.
⠀
#pukulduamalam
⠀
kiriman tulisan: @ibrahimhanif1
Yang menyuarakan: @ibrahimhanif1
Music: Rituals by Lindsay ft. Asha Jefferies