Jalanan raya di hari kemenangan ini tak seramai sebelumnya
Tak ada eksistensi bulan di lautan nabastala, mungkin ikut tenggelam bersama hangatnya kebersamaan fisik yang menjadi samar
Kadangkala aku merenung, entah apa arti lebaran tahun ini?
Apakah ini mungkin pertanda bahwa kita harus lebih banyak bersyukur, atas waktu yang telah diberikan oleh-Nya
Atau mungkin hukuman karena kita kufur terhadap waktu yang menghangatkan jiwa kala itu?