Janganlah engkau menjihar istrimu (menganggap istrinya sebagai ibunya). Ibu itu orang yang melahirkanmu. Menjihar berarti telah Munkar dan dusta. Maka ia wajib memerdekakan seorang budak, atau puasa selama dua bulan berturut, atau memberi makan 60 orang miskin sebelum mereka berkumpul.