Kegiatan rutinitas kita di dalam kehidupan ini terkadang bisa membuat kita tidak mendengarkan kata hati ataupun membuat kita semakin jauh kepada Tuhan. Setiap hari kita mendapat berkat, baik kecil ataupun besar namun kita sering lupa kepada pemberinya. Ada banyak pesan-pesan yang mau disampaikan Tuhan melalui firmanNya, tetapi kita mengabaikannya karena rutinitas hidup sehari-hari ditelan oleh kesibukan pribadi. Padahal kita tidak menyadari bahwa pesan-pesan itu berisikan janji berkat yang lebih besar. Setiap kesaksian saat ibadah baik itu di gereja maupun pada kumpulan-kumpulan lain, jika ada permohonan doa syafaat selalu didominasi oleh karena menghadapi sakit penyakit, kecelakaan, musibah, kemalangan, dll. Bukankah kita lebih banyak berdoa kepada Tuhan, datang lebih dekat padanya saat sedang menghadapi masalah. Jarang juga bahkan hampir tidak pernah ada usulan doa ucapan syukur karena mendapat berkat-berkat. Firman Tuhan mengatakan : “Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu”. Dalam keadaan apapun itu, baik susah, maupun senang kita harus datang kepada Tuhan bersyukur, dan itulah yang Dia kehendaki. Dan di saat bersikap seperti itulah jiwa kita mendapat ketenangan dan kesejukkan.