Tahun ini adalah tahun kedua, kita merayakan Natal didalam masa pandemi Covid 19. Bahkan sejak sebulan yang lalu pemerintah telah menetapkan kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 untuk libur natal dan tahun baru. Tidak boleh ada kerumunan, pembatasan jumlah orang berkumpul, pembatasan berpergian dan penerapan protokol Kesehatan yang ketat harus diterapkan. Juga dalam beribadah merayakan Natal, harus mengikuti instruksi pemerintah itu. Kondisi yang sebelumnya mulai lebih longgar harus dipersempit kembali untuk menghindari terjadinya gelombang ketiga meningkatnya penderita Covid 19 seperti dinegara-negara Eropa.
Dalam masa-masa sulit dan penuh tantangan seperti ini, kita membutuhkan energi serta topangan agar mampu melanjutkan perjalanan ke masa depan. Janji Tuhan bukan menghilangkan kesulitan dan berbagai tantangan, tetapi kesetiaan dalam penyertaanNya. Janji setia Tuhan itu sungguh nyata dan terang benderang bagi siapapun yang memiliki kedekatan secara pribadi. Kedekatan ini akan memunculkan kegairahan (passion) yang mampu mendatangkan kekuatan super untuk mengahadapi berbagai kesulitan dan tantangan. Untuk itu marilah kita konsisten mendekat kepada Tuhan, karena Dia ada untuk kita sampai akhir zaman.