Sering kita dengar sebuah perusahaan yang sedang berkembang pecah kongsi ketika sedang bagus-bagusnya. Sebuah group band terkenal tiba-tiba bubar atau bahkan sebuah gereja pecah karena wakil atau pelayan lainnya ingin menjadi gembala juga. Memang tidak mudah menjadi orang nomor dua dalam sebuah perusahaan, organisasi, club atau group.