Konsep Kristus sebagai Anak Allah menunjukkan relasi antara Bapa dan Anak dan sifat keilahian yang dimiliki keduanya. Pada saat kelahiran Yesus, malaikat memberitahukan kepada Maria: Jangan takut, hai Maria, sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia, Yesus. Ia akan menjadi besar dan disebut Anak Allah Yang Maha Tinggi (Lukas 1:31-33). Doktrin mengenai Yesus sebagai Anak Allah, tidaklah mudah untuk dimengerti namun jelas-jelas diajarkan oleh Firman Allah.