Dalam Doa Ibu
Oleh. Deena Noor
(Kontributor Tetap NarasiPost.Com)
Voice Over Talent: Andrea Ausie
NarasiPost.Com-Anakku sayang, kini kau telah beranjak dewasa. Kau bukan lagi anak bayi yang suka menangis bila lapar atau haus. Kau bukan lagi anak kecil yang hanya tahu bermain-main. Tidak lagi kau merengek supaya keinginanmu terpenuhi.
Kau juga bukan lagi bocah yang hanya peduli tentang diri sendiri. Perlahan kau lepaskan cangkang egosentrisme dan egoisme yang melingkupi. Kau mulai belajar tentang pentingnya berempati dan bersimpati pada sesama. Tak melulu minta dipahami, tetapi berusaha mencoba mencerna setiap situasi dan kondisi.
Hari demi hari, kau belajar memahami hakikat kehidupan. Duniamu bukan lagi seputar kamar dan rumahmu sendiri. Ada jagat raya yang luas dengan segala macam manusia dan geliatnya. Beraneka ragam warna kau lihat setiap saat.
Banyak hal yang berbeda dengan dirimu. Tentu kau tak selalu setuju, namun ada cara yang benar bijaksana dalam menghadapinya. Jangan takut bila dirimu merasa berbeda dengan yang lain. Manusia memang tak ada yang sama. Yang terpenting adalah siapa kita di hadapan Sang Pencipta.
Seiring menanjaknya usiamu, banyak pengalaman hidup yang telah dan akan kau reguk. Asam garam kehidupan makin sering kau rasakan. Pahit getir kenyataan hendaknya dijadikan pelajaran. Pengalaman hidup menuangkan ilmu yang akan menempa diri menjadi lebih bijak.
Kini kau memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Menjalankan kewajiban sebagai muslim dewasa. Setiap lakumu bukan lagi tak berkonsekuensi. Demikian pula, dalam apa yang kau perbuat akan ada ganjaran atasnya. Pahala atau dosa, yang mana akan didapatkan? Syariat Tuhanmu telah memberi panduan.
Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/11/24/dalam-doa-ibu/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost