Listen

Description

Menantu Idaman

Oleh. Afiyah Rasyad

(Kontributor Tetap NarasiPost.Com )

Voice over talent: Dewi N

NarasiPost.Com-“Kapan kau mau nikah, lama-lama jadi bujang lapuklah Kau.”

Intonasi suara Mak Ajeng penuh penekanan seakan ia sedang mengajar anak semata wayangnya latihan voice over. Wira hanya garuk-garuk kepala setelah dia hampir menyemburkan air yang baru menyapa kerongkongannya. Wajah letih Wira berubah pias ketika wejangan Mak Ajeng panjang lebar membahas menantu idaman menari-nari di indera pendengarannya.

Angannya berkecamuk menghendaki raganya menghilang sesaat untuk menghindari topik menantu idaman Mak Ajeng. Apalah daya, itu hal yang musykil bagi orang beriman. Kupingnya sudah terasa sangat panas saat kata bujang lapuk menghujam tepat di ulu hatinya. Wira sesekali memejamkan kedua netra sayunya dan memainkan tali pengikat kayu bakar saat mendengarkan petuah ibundanya.

“Sampun, Mak? Saya mau wudhu rumiyen, belum sembahyang Zuhur,” Wira segera angkat bicara sebelum Mak Ajeng kembali meluapkan kegundahannya.

Sepasang kaki pecah-pecah terayun gontai menuju jeding. Wira segera bersih diri dan berwudhu untuk menunaikan salat Zuhur. Ba’da salat dan zikir, dia segera merebahkan badan dan meluruskan punggungnya. Rasa capek baru terasa, sejak jam 8 pagi, Wira keluar-masuk hutan mencari kayu bakar. Kemudian kayu-kayu yang jadi sumber penghasilan hariannya dijual ke pasar dan dititipkan di beberapa warung yang ramai.

Bujang gagah perkasa di kampungnya itu menjadi buah bibir. Selain rupawan, akhlak dan tutur katanya juga menawan. Kini, dia diterpa rumor telah menolak bunga desa dari kampung sebelah. Rumor itu beterbangan memenuhi tiap sudut kampungnya. Bagaimana si bunga desa mengejar dan bagaimana Wira menolak mentah-mentah berdansa di tiap lisan penduduk kampung. Gunjingan kian merebak bak bunga mekar di musim kemarau. Mak Ajeng tak tahan dengan kabar burung yang menerpa anaknya.

Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/27/menantu-idaman/

Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

Follow us on:

instagram: http://instagram.com/narasipost

Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

Twitter: Http://twitter.com/narasipost