Listen

Description

SELASA, 2 Agustus, 2022

Salam SIGAP dan Shalom.….

*BERDAMAI DENGAN SAUDARAMU*

“Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di de- pan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu” Matius 5: 23, 24

Pena Inspirasi menuliskan yang dimaksud dengan judul renungan kita pagi ini _*BERDAMAI DENGAN SAUDARAMU*_ dikarenakan _*SAYA MENGAKUI.…ENGKAU MENGAMPUNI”*_ agar supaya kita dengan penuh keberanian datang menghampiri takhta kasih karunia Allah untuk dapat mengalami Kasih Allah yang tiada bandingnya itu adalah sbb :

1. *Siapa saja orang yang telah siap mengikuti perintah Yesus “BERDAMAI DENGAN SAUDARAMU” adalah orang yang memiliki hati yang sesuai dengan Allah dan telah memperoleh damai surga dan pengaruhnya akan menyenangkan orang-orang di sekitarnya*

“ _*Orang yang berdamai dengan Allah dan sesama manusia tidak bisa dibuat sengsara*_ . Dengki tidak akan ada dalam hatinya; _*sangkaan-sangkaan jahat tidak mendapat tempat dalam hatinya; kebencian tidak ada*_ . _*Hati yang sesuai dengan Allah memperoleh damai surga*_ dan akan _*menyebarkan pengaruhnya yang menyenangkan di sekitarnya*_ . _*Roh kedamaian akan turun bagaikan embun ke hati yang lelah dan disusahkan oleh perselisihan-perselisihan duniawi*_ . “ MB 27.3

2. *Siapa saja orang yang telah siap mengikuti perintah Yesus “BERDAMAI DENGAN SAUDARAMU” adalah orang yang menyatakan iman dalam kasih Allah yang telah mengampuninya*

“ _*Alasan “pergilah berdamai dulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu."*_ Karena _*persembahan-persembahan korban menyatakan iman*_ bahwa _*melalui Kristus orang yang mempersembahkan itu telah menjadi seorang yang ikut ambil bagian dalam kemurahan hati dan kasih Allah*_ . Tetapi _*orang yang akan menyatakan iman dalam kasih Allah yang mengampuni*_ , sementara _*ia sendiri memanjakan roh yang tidak mengasihi*_ , akan menjadi _*sandiwara lelucon semata-mata*_ . “ MB 58.2

3. *Siapa saja orang yang telah siap mengikuti perintah Yesus “BERDAMAI DENGAN SAUDARAMU” adalah orang yang memupuk roh yang suka mengampuni dan makanya ia siap memberikan penghargaan sepantasnya kepada setiap maksud dan perbuatan yang baik dari orang-orang di sekelilingnya*

“ _*Terlalu kurang sifat keramah-tamahan mungkin menyebabkan kesulitan untuk mencapai orang banyak*_ , sedangkan _*suatu roh suka berdamai alat untuk menarik mereka kepadamu*_ , dan _*dengan demikian engkau dapat menetapkan mereka di jalan yang benar*_ . Engkau harus pula didorong oleh _*suatu roh yang suka mengampuni*_ , dan _*memberikan penghargaan sepantasnya kepada setiap maksud dan perbuatan yang baik dari orang-orang di sekelilingmu*_ . “ 4T 65

4. *Siapa saja orang yang telah siap mengikuti perintah Yesus “BERDAMAI DENGAN SAUDARAMU” adalah orang yang berkenan kepada Allah karena pertobatannya dan kerendahan hatinya yang sungguh-sungguh di hadapan Yesus*

“ _*Baik kekayaan maupun intelek tidak akan diterima sebagai tebusan bagi si pelanggar*_ . _*Pertobatan, kerendahan hati yang sejati, hati yang hancur dan roh yang suka berdamai saja yang berkenan kepada Allah*_. “ CS, 153.1

Kiranya Tuhan memberkati kita semua...🙏🙏🙏

/.ssw./
https://youtu.be/9Bh3Ub_9_gs