Hari-hari ini semakin banyak orang di dunia yang hidup untuk dirinya sendiri, tanpa memikirkan apa yang bisa mereka tinggalkan untuk generasi selanjutnya. Seharusnya kita hidup dengan penuh dan mati dengan kosong, mewariskan semua nilai-nilai kehidupan yang kita miliki.
Daud adalah contoh orang yang sangat mempersiapkan generasi selanjutnya. Ketika Daud mengetahui bahwa anaknya Salomo akan membangun bait Allah, maka Daud bukan hanya meninggalkan warisan dalam bentuk materi, tapi juga warisan rohani:
1. Perngorbanan
2. Iman
3. Kasih
4. Kerelaan
Saat kita memberi dengan rela, ternyata itu adalah sumber sukacita. Kunci kebahagiaan yang sejati bukanlah menerima lebih banyak, melainkan melepaskan lebih banyak.
Alkitab berkata bahwa Tuhan mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
Adalah baik memberikan warisan harta, tapi adalah lebih perlu memberikan warisan rohani.
Warisan jasmani dapat hilang, tapi warisan rohani adalah sesuatu yang disimpan seumur hidup bahkan dapat terus diturunkan dari generasi ke generasi.