Terima kasih untukmu yang telah membuatku patah hati. Energiku yang berlebih ini ternyata tak hanya bisa digunakan untuk menangis, tetapi juga untuk merenung, berpikir, dan mensyukuri bahwa Tuhan Maha Baik. Memberiku tak hanya akal untuk berpikir, tapi juga hati untuk merasakan (jatuh cinta & patah hati).