Seharusnya Senja yang menelfon duluan. Tapi aku tidak tahan menunggu ponselku berbuyi.
Kupikir dia akan bercerita tentang hari-harinya yang masih membosankan seperti dua bulan sebelumnya. Tapi ternyata, Senja bercerita tentang ibunya. Yang merindukan tempat yang sudah 15 tahun tidak beliau kunjungi.
Andai aku satu kota dengan calon ibu mertuaku, aku pasti akan langsung membawa beliau ke sana.