Gembala Menyapa
19 Desember 2022
AKIBAT KETIDAK SABARAN
Zakaria 8:1-17
El Loco” alias Si Gila merupakan julukan seorang penjaga gawang timnas sepak bola Kolombia yang bernama Rene Higuita. Mengapa? Karena Higuita sering meninggalkan gawangnya tanpa penjagaan untuk ikut mengejar bola dan menyerang sampai garis pertahanan musuh. Pada Piala Dunia 1990 di Italia, kebiasaannya ini membawa petaka bagi timnya. Saat itu kesebelasan Kolombia berhadapan dengan kesebelasan Kamerun di babak per delapan final, Higuita tidak sabar menyaksikan teman-teman setimnya yang tidak kunjung menyarangkan bola ke gawang Kamerun. Dia meninggalkan gawangnya dan ikut menyerang. Tindakan itu berakibat fatal. Penyerang Kamerun berhasil mencuri peluang dan menyarangkan bola ke gawang Higuita. Kolombia pun tersingkir.
Apa yang telah dilakukan bangsa Israel pun demikian, tindakannya telah berakibat fatal hingga membuat mereka terpuruk di tanah pembuangan Babel. Sekitar tujuh puluh tahun mereka hidup dalam penderitaan. Dalam kondisi yang demikian Tuhan menyampaikan kabar pemulihan bagi mereka melalui Zakharia. Tuhan akan kembali ke Sion dan akan diam di tengah-tengah Yerusalem. Tuhan berjanji akan membuat mereka makin kokoh, penuh dengan keceriaan dan sukacita, jauh dari segala malapetaka dan bahaya dari bangsa-bangsa sekitar mereka. Akan tetapi segala janji Tuhan ini bersyarat. Seluruh Israel harus mempertahankan hidup yang bersih dan suci. Jika mereka setia melakukan yang benar, adil, dan hidup dengan penuh kesetiaan kepada Tuhan dan berbelas kasih kepada yang lemah, maka Tuhan akan memberikan kelimpahan janji-Nya untuk memulihkan Israel dari pembuangan.
Kasih Tuhan kepada umat Israel yang kembali dari pembuangan, sama seperti kasih Tuhan kepada kita. Sama seperti umat Israel, kita pun dituntut untuk memperjuangkan hidup yang bersih, yang mengasihi, adil, dan penuh dengan kebenaran dalam hidup kita sehari-hari. Di tengah pergumulan kehidupan yang kita jalani, mari kita berjuang menjaga hidup kita agar apa yang kita perbuat dan lakukan tidak berakibat fatal seperti yang telah dilakukan oleh bangsa Israel dan Rene Higuita.