GEMBALA MENYAPA
Minggu, 02 April 2023
BERBAHAGIALAH KARENA MATAMU MELIHAT DAN TELINGAMU MENDENGAR
Bacaan: Mateus 13: 16
“Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan teli-ngamu karena mendengar”
Jemaat yang dikasihi dan mengasihi Tuhan.
Manusia diciptakan Tuhan dengan berbagai macam bagian tubuh yang ada. Bagian-bagian tubuh yang ada tersebut mempunyai peranan, fungsi dan manfaatnya masing-masing, seperti misalnya mata untuk melihat, telinga un-tuk mendengar, hidung untuk bernafas, mulut untuk berkata dan lain-lain sebagainya. Semuanya itu anugerah Tuhan sehingga manusia yang merupakan gambar Tuhan Allah itu merupakan ciptaan yang baik bahkan sempurna.
Dalam bacaan saat ini, Mateus 13:16 Tuhan Yesus mengajarkan kepada para muridNya “Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar”
Sabda tersebut merupakan jawaban Tuhan Yesus kepada para muridNya atas pertanyaan mereka mengapa Tuhan Yesus mengajarkan kepada orang banyak dengan perumpamaan, khusunya yaitu ajaran tentang Perumpamaan seorang penabur.
Dengan sabda tersebut nampaknya Tuhan Yesus ingin menunjukkan bahwa pada waktu itu orang banyak tidak atau belum mampu mendengarkan ajaran Tuhan Yesus yang berupa Perumpamaan seorang Penabur tersebut dengan baik dan sungguh-sungguh. Tuhan Yesus menghendaki agar orang banyak dan juga para muridNya mau menggunakan telinga dan matanya, lebih-lebih telinga dan mata rohani mereka untuk mendengar, melihat, serta memahami ajaran Tuhan Yesus. Jangan sampai orang hanya ikut-ikutan, “anut grubyuk” saja. Telinga dan mata, khususnya telinga dan mata rohani hendaknya digunakan dengan benar dan sebaik-baiknya untuk mendengar, melihat serta memahami karyaNya dan ajaranNya.
Selanjutnya kalau Tuhan Yesus bersabda kepada para muridNya dalam Mateus 13:16 “Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan teli-ngamu karena mendengar” tersebut, hal itu merupakan ajaran yang sangat bermakna yang berisi penghiburan serta penguatan bagi para muridNya. Siapa yang selalu menggunakan mata untuk melihat akan kasih, karya dan ajar-anNya dengan sungguh-sungguh, baik dan benar, demikian juga siapa yang selalu menggunakan telinga untuk mendengar dengan sungguh-sungguh, baik dan benar akan kasih, karya dan ajaranNya, mereka itulah yang disebut sebagai orang yang berbahagia.
Apabila kita tidak mau menggunakan mata untuk melihat kehendak Tuhan yang baik, dan kalau kita tidak mau menggunakan telinga untuk mendengar kehendak Tuhan yang baik serta tidak mau melakukannya, jangan harap kita dapat memperoleh kebahagiaan dan damai sejahtera Tuhan
Tidak hanya dalam hubungan dan relasi kita dengan Tuhan, tetapi dalam hubungan dengan sesama, baik dalam kehidupan keluarga, jemaat, masyarakat, bangsa dan Negara, kalau kita mau menggunakan mata dan telinga untuk hal-hal yang baik, kapanpun, di manapun, kepada siapapun dan dalam keadaan apapun, maka kebahagiaan dan damai sejahtera dari Tuhan pasti akan dikaruniakanNya bagi kita.
Tuhan memberkati kita semua sejemaat. Amin.
[PR]