GEMBALA MENYAPA,
Jumat 4 November 2022
Bacaan : Ibrani 11
Nas : "Apa lagi yang harus aku sebutkan? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceritakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi". (Ibrani 11:32)
JADILAH PAHLAWAN IMAN
Di Alkitab kita mengenal para pahlawan iman. Ibrani 11 adalah memuat nama-nama mereka [para pahlawan iman]. Di antara nama-nama itu, terdapat juga nama "Daud"!
Daud adalah raja pilihan Tuhan, menggantikan Saul. Prestasinya tercatat luar biasa! Hanya berbekal senjata umban dan batu, ia mampu mengalahkan Goliat, raksasa setinggi enam hasta sejengkal (1Sam. 17:50). Pula ia selalu menang saat berperang melawan orang Filistin (1Sam. 18:5). Namun kemudian, Daud diketahui melakukan dosa besar. Ia berzina dengan Batsyeba, istri Uria. Lalu untuk menutupi perzinaannya Daud merancang siasat pembunuhan terhadap Uria (2Sam. 11). Jika demikian, mengapa Daud masih disebutkan sebagai pahlawan iman? Jawabnya, karena Daud mau menyadari kesalahan dan mau kembali kepada Tuhan (Mzm. 51).
Ketidaksempurnaan Daud memberikan kita harapan. Dari pengalaman Daud, kita tahu pahlawan iman bukan berbicara tentang orang-orang yang sepanjang hidupnya selalu mulus mempertahankan iman. Ada di antara mereka yang jatuh ke dalam dosa. Namun mereka menyadari kesalahan, dan kembali kepada Tuhan. Saat ini kita mungkin sudah berbuat sesuatu yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Jangan berdiam diri, apalagi berkubang dalam dosa! Datanglah pada Tuhan, akui kesalahan, lalu mintalah pertolongan-Nya supaya dapat berubah. Jika itu kita lakukan, pada akhirnya kita juga akan disebutkan Tuhan sebagai pahlawan-pahlawan iman.
Tuhan memBerkati. Amin.
[BR]