Listen

Description

GEMBALA MENYAPA
Minggu, 09 Oktober 2022

KASIH ITU RAJIN, SEMANGAT, MELAYANI TUHAN

Bacaan: Roma 12:11
“Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan”

Jemaat yang dikasihi dan mengasihi Tuhan,
Salah satu tugas panggilan Tuhan yang harus dilakukan manusia ciptaanNya yaitu bekerja. Hal itu antara lain diperintahkan dalam Keluaran 20: 9-10: “Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu. Tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan Allahmu, maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan”. Dari ayat-ayat tersebut diperintahkan agar manusia melakukan segala pekerjaan (dalam arti semua pekerjaan atau macam-macam pekerjaan yang diberikan Tuhan untuk dilaksanakan dalam enam hari. Tetapi pada hari ketujuh diperintahkan agar manusia tidak melakukan pekerjaan apapun, agar manusia beristirahat, karena hari itu adalah Sabat Tuhan Allah, suatu hari yang harus dikuduskan bagi Tuhan, dikususkan untuk berbakti kepadaNya.

Dalam Filipi 1: 22 Rasul Paulus memberikan ajaran dan kesaksiannya berkenaan dengan hidup dan kerja, disebutkan dalam ayat itu: “Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah”.
Kata “harus” menunjukkan bahwa ada kesadaran dari Paulus bahwa pekerjaan itu wajib dan harus dilakukan. Baik itu pekerjaan yang merupakan karier yang mendatangkan nafkah maupun pekerjaan lainnya yang berupa pekerjaan sehari-hari dalam keluarga, pekerjaan kegiatan sosial di masyarakat, kegiatan pelayanan di gereja dan lain sebagainya. Semua pekerjaan dan kegiatan tersebut pada dasarnya adalah karunia Tuhan Allah yang wajib dikerjakan dengan sebaik-baiknya dengan bertanggungjawab, jangan sampai diabaikan dan dire-mehkan, dan wajib dan harus dikerjakan selama orang masih hidup.
Dari kata “memberi buah” maksudnya yaitu agar pekerjaan yang dilakukan tersebut memberi hasil yang baik, berguna, dapat di dinikmati dan dirasakan serta mendatangkan sukacita dan kebahagiaan bagi semuanya.

Kepada jemaat Roma sebagai umat yang harus hidup dalam kasih, rasul Paulus juga mengingatkan dan menegaskan agar dengan dasar kasih itu mereka juga melakukan pekerjaan atau bekerja. Dalam Roma 12:11 disebutkan: “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan”. Dalam ayat tersebut disampaikan beberapa hal tentang bagaimana jemaat Roma dan semua orang percaya harus melakukan pekerjaan, yaitu dengan:

1. Rajin
Hal itu jelas dari kata-kata “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor” Kata-kata itu mengingatkan bahwa orang jangan malas bekerja, tetapi wajib melakukan pekerjaan dengan rajin, sungguh-sungguh, serius, penuh kete-kunan.
Orang Kristen yang kerajinannya kendor, yang tidak rajin dan malas bekerja adalah orang yang tidak menghargai dan mensyukuri pekerjaan pemberian Tuhan. Kalau hal itu yang dilakukan maka kesusahan dan hal-hal yang tidak menyenangkan dapat saja menimpa orang tersebut dan berimbas bagi orang lain.

2. Semangat
Bahwa orang percaya harus bekerja dengan semangat jelas dari kata-kata “biarlah rohmu menyala-nyala”.
Mengerjakan pekerjaan apapun, sikap semangat, bekerja dengan penuh gairah, tanpa takut halangan tantangan dan hambatan, selalu berusaha de-ngan sekuat tenaga untuk menghadapi masalah yang ada, semua itu harus di-miliki semua orangpercaya dan umatNya. Dengan semangat maka sekalipun pekerjaan tersebut sebetulnya berat akan menjadi terasa ringan, segera dapat diselesaikan dan pasti akan mendatangkan sukacita dan berkat.

3. Prinsip bahwa pekerjaan itu untuk melayani Tuhan
Dengan kata-kata “dan layanilah Tuhan” semua umat dan orang percaya harus menyadari dan memahami bahwa apapun pekerjaan yang diberikan Tuhan dan dilakukannya semua itu adalah untuk melayani Tuhan. Maksudnya agar melalui pekerjaan yang dilakukan Nama Tuhan dimuliakan dan syalom serta damai sejahtera Tuhan dapat terwujud di dalam kehidupan manusia dan semesta.
Tanpa sikap rajin dan semangat dalam melakukan pekerjaan, kemuliaan na