Listen

Description

GEMBALA MENYAPA,  

Sabtu, 27 Agustus 2022

Bacaan : Kisah Para Rasul 9:1-19

Nas : Sementara itu hati Saulus masih berkobar-kobar untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar. (Kis. 9:1)

MELIHAT YANG TERBAIK

Kebiasaan banyak orang ketika berhadapan dengan orang lain, begitu cepat memberikan penilaian. Kadang penilaian itu positif karena melihat kebaikannya. Namun yang kita temukan justru lebih sering menilai kejelekan atau kekurangannya.

Sebagai orang beriman semestinya kita harus senantiasa mencari hal-hal terbaik yang terdapat dalam diri setiap orang. Apa yang kita fokus dan cari, itulah yang kita lihat. Kalau kita mencari-cari jeleknya seseorang, pasti kita temukan jeleknya. Tapi kalau kita mencari kebaikannya, pasti kita temukan baiknya. 

Di mata Ananias, Saulus adalah seorang yang berbuat banyak kejahatan untuk orang-orang kudus di Yerusalem (ay. 13). Alkitab mencatat Saulus berusaha membinasakan jemaat Tuhan, masuk dari rumah ke rumah, menyeret laki-laki dan perempuan keluar dan memasukkan mereka ke dalam penjara (Kis. 8:1b-3). Tetapi Tuhan melihat hal terbaik dari Saulus, yaitu hati yang berkobar-kobar. Saulus bisa dipakai untuk memberitakan nama Kristus kepada bangsa-bangsa lain, serta raja-raja, dan orang-orang Israel (ay. 15). Saulus akhirnya menjadi rasul yang sangat giat mewartakan Injil.

Saat kita melihat hal-hal terbaik dalam diri seseorang, itu membuat mereka merasa dihargai. Selanjutnya, mereka akan berusaha menjadi lebih baik lagi. Sikap yang kita berikan adalah sikap yang kita peroleh dari orang lain. 

Selamat Berakhir pekan. 

Tuhan memBerkati. Amin.

[BR]