Listen

Description

Gembala Menyapa

10 Oktober 2022

MENGHAPUS YANG JAHAT

Ulangan 22:13-30

Keluarga merupakan struktur terkecil di tengah masyarakat. Masing-masing keluarga tentu memiliki aturan, sama halnya komunitas masyarakat. Setiap aturan tersebut dibuat dengan tujuan untuk menata kehidupan keluarga atau masyarakat menjadi lebih baik serta menghindari perbuatan yang dapat merugikan orang lain.

Dalam pemahaman iman Kristen, keluarga menjadi bagian penting yang mendapat perhatian dalam banyak teks Alkitab, seperti dalam bacaan kita saat ini. Ulangan 22 : 13 – 30 berisi tentang tatanan aturan dalam keluarga, khususnya relasi laki-laki dan perempuan dalam struktur masyarakat. Lebih dari itu, juga disebutkan tatanan aturan tentang penghapusan hal yang jahat di tengah kehidupan keluarga dan masyarakat. Hal yang jahat ini terkait dengan beberapa hal yaitu: 

Pertama, keterbukaan dalam kehidupan perkawinan yang dijelaskan melalui tanda keperawanan (ayat 13-21). 

Kedua, kesetiaan terhadap pasangan (ayat 22). 

Ketiga, terkait hubungan antara laki-laki dan perempuan yang belum terikat perkawinan (ayat 23-29). Yang menarik dari ketiga tatanan ini selalu disebutkan bahwa, “Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.”, artinya tatanan ini dibuat demi menciptakan kehidupan yang penuh damai sejahtera dengan cara menghapus hal-hal yang jahat. Penataan hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam bacaan kita ini menata kebaikan bersama sebuah komunitas yang dimulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga.

Alkitab memang menaruh perhatian yang sangat besar terkait hubungan keluarga (khususnya laki-laki dan perempuan). Hal ini menunjukkan bahwa menghapuskan hal-hal tidak baik haruslah dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. Keluarga haruslah menjadi tempat untuk menaburkan benih kasih, sukacita, kesetiaan, dan kebaikan dalam hidup. Untuk itu, marilah kita sebagai orang percaya menaruh perhatian kepada keluarga kita masing-masing. Teruslah setia kepada Tuhan dan menata keluarga kita menjadi keluarga yang bahagia, lestari, dan ikut serta dalam karya Tuhan Allah.