Listen

Description

Gembala Menyapa

31 Agustus 2022

MENJADI SAKSI KRISTUS

1 Yohanes 1:3-10

Alkitab adalah Firman Tuhan. Pada pihak lain firman Tuhan tersebut melibatkan manusia sebagai kawan sekerja Allah. Di surat 1 Yohanes 1:3 menyatakan bahwa firman Tuhan yang diberitakan itu berasal dari apa yang telah mereka lihat dan dengar. Wahyu Allah dialami oleh para rasul melalui peristiwa yang terjadi, yaitu karya dan kehidupan Kristus. Mereka telah melihat dan mendengar secara langsung bagaimana Tuhan Yesus bersabda dan berkarya.

Di masa kini sabda Tuhan dapat kita dengar secara langsung melalui pembacaan Alkitab khususnya persekutuan yang personal dengan Kristus di tengah-tengah situasi riil kita. Minimal terdapat 3 bagian utama agar kita dapat menjadi saksi Kristus, yaitu: teks (Alkitab), konteks (situasi riil), dan relasi personal dengan Kristus. Saat kita menjadi saksi Kristus berarti kita melibatkan sesama sebagai persekutuan umat percaya. Karena itu aspek keempat adalah bagaimana interpersonalitas kita dengan sesama.

Kegagalan kita menjadi saksi Kristus sering berhenti pada 3 aspek, yaitu: teks (Alkitab), konteks (situasi riil), dan relasi personal dengan Kristus. Padahal seharusnya dilengkapi dengan aspek keempat yaitu kualitas relasi kita kepada sesama (interpersonalitas). Tanpa faktor keempat kita bisa menjadi orang Kristen puluhan tahun tetapi tidak menghasilkan buah sama sekali. Kita abai terhadap keselamatan orang lain karena tidak memberitakan Kristus. Sebab Kristus hanya dianggap sebagai kepercayaan personal namun melupakan tanggungjawab melakukan mandat selaku saksi-Nya.