Listen

Description

Gembala Menyapa

8 Desember 2020

SETIA

2 Raja-raja 2:1-18

Ada ungkapan yang demikian: "Ada uang Abang disayang, tiada uang Abang ku tendang". Ungkapan tersebut kurang lebih berarti bahwa hanya mau dalam kondisi yang senang, bahagia saja; namun ketika susah atau menderita tidak mau. Ungkapan tersebut merupakan realita yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Kesetiaan dalam kondisi susah, sungguh bukan perkara yang mudah dan juga semakin pudar.

Dalam bacaan kita hari ini, sebanyak tiga kali Elia meminta Elisa untuk meninggalkannya, yakni ketia Elia hendak ke Betel (ayat 2), ketika Elia hendak ke Yerikho (ayat 4) dan ketika Elia hendak ke Yordan (ayat 6). Namun Elisa bersikeras tidak mau meninggalkan Elia, ia memilih untuk setia menemani perjalanan Elia. Kesetiaan Elisa berbuah manis, ia dapat melihat kereta berapi yang membawa Elia naik ke sorga (ayat 12), dan itu berarti permintaan Elisa untuk mendapat dua bagian dari roh Elia terkabul.

Kesetiaan memang bukan hal yang mudah. Setia ketika apa yang kita ikuti menyenangkan kita itu mudah, setia manakalah yang kita ikuti menguntungkan kita itu hal biasa, namun tetap setia dalam kondisi apapun bahkan ketika sulit sekalipun, bukan hal yang mudah dilakukan. Namun kesetiaan pada hal yang benar tentu akan berbuahkan manis bagi kita. Dalam masa penghayatan Adven ini, apakah kita setia menantikan kehadiran Yesus? Atau kita terlena dengan tawaran dunia ini, sehingga kita lupa mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut-Nya?