Gembala Menyapa
2 Januari 2023
SIAP 2023?
PENGKOTBAH 3:11-15 & LUKAS 2:15-21
Menurut saudara, bagaimana tahun 2022? Saya yakin setiap kita pasti punya jawaban yang berbeda. Ada yang mengatakan penuh berkat, luar biasa; namun juga pasti ada yang mengatakan ambyar, amburadul, dsb.
Menurut Pengkotbah, ada waktu yang menyenangkan-menyedihkan. Kalau menyenangkan berjalan lama, tidak jadi masalah. Tapi kalau sebaliknya, itu yang bikin susah. Ketika itu yang terjadi, maka kita akan mengalami kegamangan memasuki tahun baru.
Pengkotbah 3:11b mengatakan: "...manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir". Dampaknya manusia seringkali gagal faham dengan sesuatu yang terjadi dalam hidupnya, apalagi ketika hal itu sesuatu yang berbeda dengan keinginannya, membuat kecewa bahkan menderita. Lalu bagaimana kita menyikapi untuk memasuki tahun baru?
1. The power of positive thinking
2. Siap menghadapi apapun yang terjadi
3. Tuhan berpihak kepada yang lemah, terpinggirkan & disepelekan
Ada sebuah lagu sebagai refleksi renungan ini:
WAKTU TUHAN
Bila Kau ijinkan sesuatu terjadi
Ku percaya semua untuk kebaikanku
Bila nanti telah tiba waktuMu
Ku percaya kuasaMu
Memulihkan hidupku
Reff: Waktu Tuhan pasti yang terbaik
Walau kadang tak mudah di mengerti
Lewati cobaan, ku tetap percaya
Waktu Tuhan pasti yang terbaik