Keributan yang sedang terjadi di Papua dikatakan tak lepas dari sejarah yang sudah tercatat sejak Indonesia merdeka. Perjanjian New York dan Pepera pun mulai terdengar kembali dalam perbincangan ini. Andreas Harsono, peneliti senior Human Rights Watch, memaparkan bagaimana sejarah Papua bisa terkait dengan peristiwa yang sedang terjadi ini. Di Asumsi Bersuara, Andreas juga menceritakan masalah-masalah yang tak kunjung usai di Papua kepada Rayestu. Dengerin selengkapnya di episode ke-32 ini!
Mau baca tulisan-tulisan Andreas Harsono? Berikut tautan-tautannya:
https://www.hrw.org/id/report/2015/11/10/307764
http://pmc.aut.ac.nz/pacific-media-watch/indonesia-elections-political-system-has-failed-minorities-papuans-10333
https://www.newmandala.org/jokowis-political-prisoner-problem/
http://www.andreasharsono.net/2010/11/belajar-dari-filep-karma.html?m=1
Dan ini tentang buku terbarunya yang berjudul "Race, Islam, and Power: Ethnic and Religious Violence in Post-Suharto Indonesia" (2019): https://www.hrw.org/news/2019/04/09/indonesia-new-book-ethnic-religious-violence