Listen

Description

diam-diam

lapan baris tidask cukup untuk menerangkan gelap mendadak di ruang

sempit yang meggentel masa mengecil terselit di celahan di gigiku yang lama reput dan nafasku yang

tersangkut di antara kertas tipis dan kuman naik angin. lapan baris tidak cukup untuk aku

merapikan ronyok isiku yang berkucar-kacir di dalam pelukan masa depan yang tercicir

entahlah dekat mana sambil aku meraba-raba jatuh tergolek terseret gerun yang membisik

manja di kuping telingaku. mungkin lapan baris ini cukup sahaja buat sekarang

karang untuk diam-diam seperti batu yang melihat semuanya walaupun tidak bermata

silent

eight lines aren't enough to describe the sudden darkness in this space

crammed, rolling my life into a pellet rotting in between my teeth and my breath

trapped in between thin papers, raging with germs. eight lines aren't enough for me

to iron out myself, crumpled in the clasp of a future lost

i don't know where, as i grapple and fall and dragged by fear that whispers

with affection into my ears. maybe these eight lines are just enough for now

later i'll be silent like a stone who sees everything even without eyes

Taken From New Singapore Poetries (US: Gaudy Boy, 2022)