Listen

Description

Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa ada sekelompok pemuda yang mengungsi ke dalam sebuah gua. Tidak diketahui sesungguhnya berapa jumlah pemuda itu. Mereka tertidur disana dalam jangka waktu yang tak diketahui pula berapa lama waktunya. Orang-orang lantas berspekulasi ini-itu. Menerka-nerka sembari menyalahkan terkaan orang lain. Berdebat dan membenarkan apa yang diyakininya sendiri. Menghabiskan waktu untuk perkara-perkara yang kurang penting. Sedang mereka sesungguhnya lupa, lupa akan hakikatnya, wa qulil-ḥaqqu mir rabbikum. Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu”