Listen

Description

TIDAK WARAS
Kisah Para Rasul 26:24-25 (TB) 24 Sementara Paulus mengemukakan semuanya itu untuk mempertanggungjawabkan pekerjaannya, berkatalah Festus dengan suara keras: "Engkau gila, Paulus! Ilmumu yang banyak itu membuat engkau gila." 25 Tetapi Paulus menjawab: "Aku tidak gila, Festus yang mulia! Aku mengatakan kebenaran dengan pikiran yang sehat!

Rasul Paulus sedang bersaksi di depan raja Agripa dan Festus sang wali negeri. Ia menceritakan kisah pertobatan-nya dan memberitakan Injil kepada raja Agripa. Apa yang terjadi? Sementara Paulus berkata, Festus yang hadir saat itu karena dia yang membawa Paulus, ia menuduh Paulus "gila" karena ilmu teologinya yang tinggi membuatnya jadi gila.

Sebenarnya bukan Paulus yang pertama kali dianggap gila karena ia ikut Jalan Tuhan. Tuhan Yesus pun pernah dituduh gila di beberapa kesempatan. Yohanes 10:19-20 (TB) 19 Maka timbullah pula pertentangan di antara orang-orang Yahudi karena perkataan itu. Banyak di antara mereka berkata: 20 "Ia kerasukan setan dan gila; mengapa kamu mendengarkan Dia?"
Markus 3:21-22 (TB) 21 Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi. 22 Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: "Ia kerasukan Beelzebul," dan: "Dengan penghulu setan Ia mengusir setan."

Kata "gila" di sini dari kata Yunani: μαίνομαι mainomai yang artinya: to be mad, to rave of one who so speaks that he seems not to be in his right mind. (menjadi gila atau edan, ngaco, orang yg berbicara begitu rupa sehingga ia tampaknya tidak berada dalam pikirannya yang benar). Mainomai artinya diluar nalar yang sehat, insane (sakit pikiran), insensate (bodoh).
Mainomai itu asal kata dari: mania yang artinya: madness (edan), frenzy (kalut dan hiruk-pikuk), craziness (gila) atau maniac (orang gila atau keterlaluan). Apakah benar Paulus itu maniak? Kenyataannya Paulus mempunyai moral dan perilaku yang agung sebagaimana Kristus yang menjadi teladannya. (1 Kor 11:1). Hal itu terjadi setelah dia bertobat. Memang sebelumnya, dia itu seorang maniak dan ia mengakuinya bahwa ia tadinya seorang yang ganas dalam kesaksiannya itu. (Kis 26:5-12, 9:1-2, 1Tim 1:13).
Orang Kristen yg mengikuti jalan hidup yang dijalani Tuhan Yesus sering disalahfahami. Acapkali dianggap ekstrim fanatik dan tidak waras (tidak wajar) di mata dunia. Padahal gaya hidup seperti Kristus adalah gaya hidup standar wajar warga Kerajaan Allah. Justru orang yang tidak hidup dalam pertobatan dan mengenakan jalan Tuhan tidak akan bisa hidup di Kerajaan Allah kelak.(CS)